Pencuri Mobil Syekh Ali Jaber Ditangkap

Jumat, 19 Agustus 2016 Add Comment
Foto : Merdeka.com

Kaliandanews.com - Bagian Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku spesialis pencurian kendaraan roda empat. Dari 18 mobil yang diamankan di antaranya milik Ulama Syekh Ali Jaber.

"Ketiga pelaku yakni FY alias TAY (25) selaku eksekutor, SD (49) dan RY (35) selaku pemantau lokasi yang akan dicuri (monitoring)," kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Rudy Heryanto Adi Nugroho, Jumat (19/8), saat Kaliandanews.com melansir dari Merdeka.com

Sementara itu, Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Andy Adnan menuturkan, para pelaku selalu beraksi pada malam hari, dengan menggunakan kunci letter T dan beberapa peralatan yang mendukung. Untuk mobil yang dicuri, biasanya berupa Avanza, Xenia dan Inova. Sebab ketiga mobil tersebut paling mudah dijual.

"Mereka ini hanya memerlukan waktu sebentar, tak sampai 5 menit mereka langsung bisa membobol alarm dan pintu mobil. Biasanya yang diambil itu mobil avanza seperti avanza putih milik Syekh Ali Jaber, Xenia yang kemudian dijual Rp 20 Juta, sedangkan mobil Innova dijual Rp 30 Juta. Biasanya mereka jual ke Jakarta, Lampung, dan sekitar Pulau Jawa," paparnya.

"Ketiga orang ini diamankan di Karangampel, Cirebon, Jawa Barat. Sedangkan satu orang lainnya yakni sebagai penadah masih dalam DPO. Berdasarkan pengakuan, mereka sudah beraksi selama 30 kali sejak tahun 2014, dan dia ini pernah ditahan kasus yang sama," tambahnya.

Meski tak menjelaskan bagaimana proses penangkapan, Adnan memaparkan, dari ketiganya diamankan 18 mobil, kunci letter T, dan beberapa barang untuk mencuri. Untuk ke 18 mobil tersebut, Andan menuturkan bisa langsung diambil pemiliknya dengan menunjukkan bukti-bukti yang sesuai dengan mobil.

"Bagi korban yang memiliki surat silahkan datang ke Polda, dan akan kami kembalikan dan kami tidak memungut biaya. Minggu depan kami tunggu sesuai nomor rangka dan mesin. Bagi masyarakat yang mau mengambil, silahkan hubungi subdit ranmor piket 0215234263," paparnya.

Sumber : Merdeka.com

Astagfirullah, Pemuda di bali ini nekat curi kotak amal untuk beli minuman keras

Sabtu, 11 Juni 2016 Add Comment
pencuri kotak amal di Bali : foto| Merdeka.com
KaliandaNews.com - Gede Setiawan pemuda berusia 22 tahun asal banyuasri singaraja, buleleng di Bali . Nekat mencuri kotak amal di kantor perbekel desa petandakan Buleleng. karena aksi kriminalnya tersebut dia harus berurusan dengan polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut.
Namun saat dimintai keterangan,pemuda ini berdalih uang hasil curiannya dipakai untuk membeli bensin motornya.

Terbongkarnya peristiwa itu berawal adanya penemuan sepeda motor nopol DK 5977 UI di Desa Petandakan. Motor tersebut teronggok begitu saja sekitar 50 meter dari Kantor Perbekel dan menemukan kotak dana punia yang sudah kosong. Warga yang menemukan, langsung melapor ke Polisi Polsek Kota Singaraja.

Polisi yang menerima informasi langsung menuju TKP dan menduga sepeda motor tersebut milik pelaku yang kepergok warga, saat menguras kotak amal.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Nyoman Suarnata mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari sepeda motor yang ditinggalkan pelaku.

Dalam keterangannya, pemuda pengangguran ini mengaku terpaksa mengambil kotak amal di kantor perbekel tersebut lantaran kepepet. Alasannya karena motornya kehabisan bensin. Dirinya terpaksa curi uang dalam kotak tersebut. Sayangnya, uang tersebut justru dibelikan minuman bir.

Penyidik tidak mempercayai begitu saja keterangan pemuda ini bahwa baru sekali ini mencuri kotak amal atau punia. Pasalnya, dalam waktu bersamaan juga ada laporan sejumlah kotak amal di dalam pura yang hilang.

dilansir dari merdeka.com "Sesuai laporan ada dua TKP, pertama pencurian di Pura Yeh Anakan, ada kotak dana punai berisi uang satu setengah juta rupiah dan di Pura desa ada uang satu juta. Tapi dari hasil pengembangan, ternyata ada satu TKP lagi, di sebuah slip beras," ungkap Suarnata di Mapolsek Kota Singaraja, Sabtu (11/6).

Pelaku yang kesehariannya sebagai petugas parkir di Pasar Banyuasri Singaraja membeli 8 botol bir dari uang hasil curiannya. Setelah itu, ia lantas kembali ke Desa Petandakan, namun karena motornya tidak ada pelaku bersembunyi di semak-semak milik tegalan warga.

"Saya juga sempat ke tempat penyosohan beras, tidak jauh dari tempat saya bersembunyi. Disana saya jebol jendela dan mengambil sejumlah uang, karena saya lapar saya sempat masak nasi disana, kebetulan ada beras, sampai siang disana tidak ada orang," tuturnya.

Kini Setiawan diamankan di Mapolsek Kota Singaraja, untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja. Sementara, barang bukti berupa uang tunai dan sepeda motor Jupiter MX DK 5977 UI, kini masih diamankan Polisi guna proses penyidikan. 
(editor: Kld | sumber: Merdeka.com)