Rekonstruksi Pembunuhan di Pantai Ketang, Begini Para Pelaku HabisiNyawa Korban

Jumat, 03 Juni 2016 Add Comment
reka ulang pembunuhan
Salah satu dari 10 Adegan Rekonstruksi pembunuhan di Ketang | Foto: KaliandaNews.com

KaliandaNews.com, Kalianda - Rekontruksi ulang terkait pembunuhan Abi Gibran (13) dilakukan di Polres Lampung Selatan, Jum'at (3/06) pagi.

Rekonstruksi yang seyogyanya digelar di Pantai Ketang Kamis (02/6) kemarin, diundur menjadi hari ini dikarenakan ada beberapa kendala dan juga tidak bisa hadirnya kapolres Lampung Selatan AKBP. Adi Ferdian Saputra.

rekonstruksi pembunuhan di ketang kalianda
Salah satu dari 10 Adegan Rekonstruksi pembunuhan di Ketang | Foto: KaliandaNews.com

Dalam rekonstruksi yang di gelar tadi pagi pukul 09.45 WIB, kepolisian menghadirkan 2 pelaku yakni RB (14) dan ALW (15) yang berhasil diamankan pada Minggu (29/5) malam. Sementara 1 pelaku utama OK (Buron) diperankan oleh polisi. Dalam reka ulang tersebut di peragakan sebanyak 10 adegan.

Kronologis Kejadian

Pada awal mulanya, para pelaku menjemput korban diwarnet rawa-rawa dengan menggunakan motor matic. Korban dibawa ke lapangan Pemda Lampung Selatan, disana mereka ( Korban, OK, RB, ALW dan seorang saksi) menenggak minuman keras.

Setelah minum-minum, Korban meminta kepada saksi untuk diantarkan kembali ke warnet. Beberapa saat kemudian. OK menyuruh tersangka RB dan ALW menjemput kembali korban  di Warnet yang ada di Rawa-Rawa.

Pada saat itu, korban menolak ajakan RB dan ALW untuk keluar, karena ditolak lalu RB dan ALW pun kembali untuk menemui OK yang pada saat itu sudah berada di Gedung Demokrat Lampung Selatan, di Jalan Lintas Sumatera, Jati.

Melihat kedua rekannya tidak membawa korban, lalu OK mengajak RB untuk kembali menjemput korban. Pada ajakan yang kedua inilah akhirnya Korban bersedia diajak keluar. Merekapun membawa korban menuju Gedung Demokrat.

Sesampainya di gedung Demokrat, tersangka OK mengambil pisau badik dari tersangka RB, badik ini diketahui telah dipersiapkan oleh ALW sebelumnya. Lalu OK memukuli korban hingga babak belur. lalu korban diajak OK dan RB pergi dengan alasan untuk mengambil Handphone, ternyata dibawa ke Pantai Ketang, dengan menggunakan sepeda motor.

Sepeda Motor dikendarai oleh OK, tersangka RB di belakang dan korban berada di tengah. Sedangkan tersangka ALW tidak ikut, namun menunggu dirumah orang tua OK.

Setelah sampai dipantai Ketang, OK  dan RB mengajak korban ke pinggir pantai namun korban menolak. Lalu tiba-tiba tersangka OK mendorong korban dan langsung menusuk-nusuk badan korban beberapa kali hingga korban tersungkur, korban sempat berteriak dan meminta tolong, tapi RB membekap dan menutup mulut korban.

Tanpa belas kasih tersangka OK langsung menggorok leher korban hingga tewas. setelah itu mayat korban digotong oleh para tersangka dan dibuang kelaut.

Barang bukti sebilah pisau dibuang para tersangka dalam perjalanan pulang, kemudian tersangka OK dan RB pulang kerumah orang tua OK menemui ALW untuk minta diantarkan ke Bakauheni.

pembunuhan dipantai ketang
 Salah satu dari 10 Adegan Rekonstruksi pembunuhan di Ketang | Foto: KaliandaNews.com

Menurut keterangan kapolres Lampung Selatan AKBP. Adi Ferdian Saputra. Untuk sementara motif pembunuhan adalah balas dendam, dikarenakan sebelumnya para tersangka mempunyai permasalahan dengan korban. Kasusnya pun sempat ditangani oleh pihak kepolisian.

"sebelum peristiwa ini, ada peristiwa terdahulu yang dimana korban juga melakukan hal yang sama terhadap tersangka, yaitu perbuatan pengeroyokan, jadi dapat disimpulkan bahwa motifnya adalah balas dendam", terang Kapolres Lampung Selatan AKBP. Adi Ferdian Saputra kepada media.

Sementara salah satu kerabat korban yakni Arjun, mempertanyakan kesesuaian rekonstruksi yang dilakukan hari ini, menurutnya ada beberapa adegan yang tidak sesuai dari keterangan tersangka sebelumnya.

"Kayaknya ini gak semunya diperagain," singkat arjun. (rnd)

Warga Padati Pantai Ketang, Rekonstruksi Pembunuhan Abi Hari ini Batal

Kamis, 02 Juni 2016 Add Comment
pantai ketang
Pantai Ketang Kalianda | Foto: KaliandaNews.com

Kaliandanews.com, Kalianda - Warga memadati pantai Ketang, Kalianda, Kamis (02/06), untuk menyaksikan reka ulang kasus pembunuhan Sabilal Gibran atau Abi (13) warga desa Maja, kecamatan Kalianda.

Rencana awal reka ulang yang akan digelar pukul 15.00 WIB , tapi sampai pukul 15.30 WIB reka ulang tersebut tidak juga dilaksanakan.

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Kalianda Aiptu Hadi Efendi reka ulang akan dilakukan, Jumat (03/06) pagi.

"hari ini batal dilakukan reka ulang, kemungkinan besok sekitar jam 08.30 WIB, tapi tempat belum ditentukan. Apa di TKP atau di Polres," kata Hadi.

"Karena Kapolres juga sedang tidak ada disini, makanya reka ulang ditunda," lanjut Hadi.

Ikhsan salah seorang warga yang ingin menyaksikan reka ulang tersebut merasa kecewa, karena mereka telah menunggu lama. "Udah dari tadi bang nunggu disini, tapi kayaknya gak jadi bang. Padahal mah pengen bener ngeliat langsung," ucap Ikhsan. (Kld)

Hasil olah TKP di Ketang, Polisi Temukan Pisau Untuk Menghabisi NyawaKorban

Senin, 30 Mei 2016 Add Comment
pembunuhan pantai ketang

Aparat bersama terduga pelaku sedang mencari BB | Foto: KaliandaNews.com


KaliandaNews.com, Kalianda – Aparat Kepolisian melakukan olah TKP untuk mencari barang bukti atas peristiwa keji yang menewaskan Sabilal Gibran (13) warga Desa Maja di pantai Ketang, Senin (30/5) pagi.

pembunuhan pantai ketang
Dalam proses tersebut aparat membawa kedua tersangka yakni  RB (14) dan ALW (14) yang berhasil di ciduk semalam, Minggu (29/5) pukul 19.30 WIB, menurut keterangan tersangka. Barang bukti berupa badik yang di bungkus sarung nya dibuang ke kawasan tambak dekat terjadinya pembunuhan.

“ Kami sambil naek motor pak trus pisaunya kami lempar kedalam sini' ujar RB kepada pihak kepolisian.

Dari keterangan tersangka pihak kepolisian bergegas untuk mencari barang bukti dengan memanjat tembok pembatas tambak, sekitar 15 menit mencari barang bukti tersebut, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa pisau tanpa sarung, dimana pisau tersebut ditemukan didalam genangan air kali (sungai) yang berada di dalam kawasan tambak. Pisau berkarat itulah yang digunakan  para pelaku untuk menghabisi korban.

Sampai saat ini pelaku utama OK (15) yang diduga pelaku utama masih dalam status pengejaran aparat kepolisian.

pembunuhan pantai ketang

Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu (28/5) pagi, warga kecamatan Kalianda dan sekitarnya dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat seorang remaja bernama Sabilal Gibran  warga Desa Maja Kalianda dengan 25 tusukan dipantai Ketang Kalianda. (NZR)