Bupati Lampung Selatan Tinjau Pelaksanaan Hari Pertama Ujian Nasional2016

Selasa, 05 April 2016 Add Comment
hasil un 2016 lampung selatan
Foto: Kominfo Lamsel

KaliandaNews.com, Kalianda - Pada hari pertama Ujian Nasional tahun 2016, Bupati Lampung Selatan DR. H. Zainudin Hasan, M.Hum, Senin (4/04) kemarin, meninjau langsung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2016 tingkat SMA sederajat ke sejumlah sekolah.

Zainudin Hasan yang didampingi Dandim 0421 Lampung Selatan Letkol. Inf. I Ketut Mertha Gunarda meninjau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 1 Kalianda, SMA Negeri 1 Kalianda, dan SMA Kebangsaan di Desa Pisang, Kecamatan Penengahan.

Zainudin mengatakan, dunia pendidikan saat ini telah mengalami perubahan yang sangat pesat. Seperti halnya pendidikan di Lampung Selatan yang sudah jauh lebih baik dibandingkan sewaktu diirinya mengenyam bangku pendidikan di SMA Negeri 1 Kalianda dahulu.

“Saya lihat saat ini sudah lebih baik baik. Dengan adanya sejumlah sekolah yang sudah melakukan UNBK. Kedepan kita berharap seluruh sekolah di Lampung Selatan sudah melakukan ujian berbasis komputer,” katanya.

Zainudin juga sempat menyampaikan pesan kepada siswa agar selalu mejaga konsentrasi saat menjawab soal ujian dan jangan lupa membiasakan berdoa terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal ujian. “Mudah-mudahan kunjungan ini dapat menambah moril para siswa sehingga lebih semangat dalam melaksanakan ujian,” pungkasnya. (Rilis Kominfo Lamsel)

UJian Nasional Bukan Penentu Kelulusan Lagi, Jadi Rileks Ajah jangan diForsir

Sabtu, 02 April 2016 Add Comment
KaliandaNews.com -  Senin 4 April 2016, seluruh siswa SMA kelas III serempak mengikuti Ujian Nasional (UN). UN terkadang menjadi momok sendiri bagi seluruh siswa karena dikuatirkan tidak mencapai nilai yang di inginkan.

Menteri Pendidikan Nasional Anies Baswedan meminta siswa SMA agar tidak memforsir diri menjelang pelaksanaan Ujian Nasional.

"Mulai sekarang jangan memforsir diri," kata Anies saat jumpa pers mengenai pra-Ujian Nasional 2016 di kantornya Jakarta, Jumat.

Menurut dia, siswa harus rileks jelang UN sehingga saat pelaksanaan ujian akhir kondisi tubuhnya bugar dan bisa fokus mengerjakan soal-soal tes.

"Istirahatlah yang cukup, makan makanan sehat bergizi dan hindari hal baru yang berisiko. Tidak biasa jalan-jalan malah jalan-jalan atau mencoba makanan baru malah sakit perut sehingga Senin nanti bermasalah," kata dia.

Lingkungan keluarga, kata Mendikbud, juga agar mengkondisikan siswa agar tidak stres. Anies juga meminta siswa untuk tidak melakukan cara-cara yang tidak terpuji dalam melaksanakan ujian akhir itu seperti mencontek atau bahkan menggunakan soal dan jawaban bocoran.

Sejak 2015, kata dia, UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan karena hal ini ditentukan oleh sekolah melalui ujian sekolah bukan UN.

"Yang dibicarakan tentang UN saat ini adalah kejujuran, bukan kelulusan. Prestasi penting, jujur yang utama. Ujian itu tidak bileh menghalalkan segala cara. Tidak ada lagi 'subsidi jawaban'," katanya.

(Antara)