Menurut Menpan Penerimaan CPNS 2016 di Buka Bulan Juli, Ini Kreterianya

Kamis, 26 Mei 2016 Add Comment

KaliandaNews.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), melalui menterinya Yuddy Crisnandi akhirnya angkat bicara mengenai teka-teki penerimaan CPNS 2016 tahun ini. Menuruntnya penerimaan CPNS 2016 akan di buka pada bulan Juli 2016.

Dilansir dari Merdeka.com, Yuddy Chrisnandi mengatakan ada beberapa kriteria bagi pelamar umum di luar sekolah kedinasan dan kesehatan, untuk menjadi prioritas dalam perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2016.

Kriteria ini diperlukan untuk menyaring CPNS yang berkualitas, baik dari sisi pengetahuan maupun integritasnya. Sehingga PNS akan terbebas dari segala bentuk tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

"Proses rekrutmen harus sesuai dengan ketentuan UU. Kita harus menjamin proses seleksi tersedianya SDM aparatur yang berintegritas, berpengetahuan luas, dan profesional. Jadi mau tidak mau seleksi akan sangat ketat dibanding masa sebelumnya," kata Yuddy di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (26/5).

Dia menyebutkan, pelamar umum yang didahulukan adalah sarjana-sarjana berprestasi dari perguruan tinggi ternama, baik negeri maupun swasta. Sebisa mungkin, perguruan tinggi tersebut memiliki akreditasi A dengan program studi yang telah mendapat sertifikasi baik.

"Mahasiswanya juga mendapat Indeks Prestasi (IP) cumlaude, yaitu 3,75. Ini akan kita cari dan kita umumkan, kita akan berikan formasi khusus," imbuhnya.

Yuddy menambahkan, pengumuman pendaftaran CPNS akan dilakukan pada bulan Juli 2016, dilanjutkan dengan proses rekrutmen pada bulan Agustus 2016. Sehingga pada bulan Oktober dan November bisa langsung dilihat siapa saja yang lolos menjadi PNS tahun 2016.

"Perkiraan saya pelamar umum 10 ribuan. Mahasiswa berprestasi sekurang-kurangnya 10 persen. semua bidang yang dibuka pemerintah untuk penerimaan CPNS bisa diisi," jelasnya.

Kementerian Keuangan tahun ini hanya mengalokasi 81.000 kursi penerimaan pegawai pemerintah yang terbatas di sektor pendidikan, kesehatan, penegak hukum dan sektor penunjang program unggulan nawacita.

Dari total alokasi tersebut, sekitar 43.000 di antaranya sudah dialokasi bagi tenaga kesehatan, 11.000 bagi sekolah kedinasan, dan 5.000 bagi guru garis depan yang akan diambil dari sarjana lulusan universitas ternama. Sementara sisanya akan dialokasikan bagi tenaga peneliti, penegak hukum, tenaga ketahanan pangan dan lain sebagainya. (kld | Sumber: merdeka.com)

Seleksi Penerimaan CPNS 2016 :Pemprov Lampung Belum Putuskan Tapi Ada

Seleksi Penerimaan CPNS 2016 :Pemprov Lampung Belum Putuskan Tapi Ada

Selasa, 19 Januari 2016 Add Comment
KaliandaNews.com, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung belum memutuskan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di daerah itu menyusul Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi secara resmi menyatakan moratorium rekrutmen CPNS pada 2016 terbuka dan sifatnya terbatas.

Dikutip dari laman Antara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung Zaini Nurman saat ditemui di Bandar Lampung, Senin(18/1/16), mengatakan masih ada formasi tertentu yang dibuka lantaran sejumlah instansi ada yang masih sangat membutuhkan pegawai baru.

Pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut, apabila untuk jumlah kebutuhan masih data yang lama, serta siap anggaran juga sudah siap baik untuk penerimaan di provinsi maupun kabupaten/kota.

Ia menyebutkan, rencananya formasi yang dibuka adalah tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, dan penegak hukum. Adapun tenaga kesehatan terdiri dari bidan PTT, dokter PTT, perawat, tenaga kesehatan lainnya dengan kuota yang disiapkan sekitar 42 ribu orang.

Terkait kuota yang diharapkan, Pemprov Lampung akan menyesuaikan dengan kebutuhan, dan sesuai dengan analisa beban kerja pegawai di lingkungan pemerintah daerah setempat.

"Untuk pendataan ulang kebutuhan di bidang kesehatan dan pendidikan datanya ada di kabupaten dan kota masing--masing. Kalau pendataan di kabupaten kota sudah punya datanya, tapi itu bukan wewenang kami, tapi datanya sudah siap," jelasnya.

Zaini menjelaskan, kendati pembukaan CPNS di daerah belum dapat dipastikan, BKD provinsi dan kabupaten/kota tidak merasa keberatan untuk menggelar seleksi CPNS.

"Belum ada informasi atau surat resmi ke kita. Kalau ada kita sudah siap. Bahkan Kabupaten Tanggamus dan Lampung Timur juga pernah menanyakan soal pembukaan CPNS ini dan mereka sudah menganggarkan kalau ternyata memang ada pembukaan tes CPNS tersebut," tambahnya.

Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Mutasi BKD Provinsi Lampung, Herman mengatakan untuk tenaga kesehatan di lingkungan Pemprov Lampung yaitu RSUDAM, Dinas Kesehatan, dan Rumah Sakit Jiwa Lampung, Pemprov membutuhkan 184 tenaga kesehatan yaitu 94 dokter, 59 perawat, dan 31 bidan data per 30 November 2015.

"Data itu berdasarkan analisis jabatan dan beban kerja. Untuk tenaga guru semua masih wewenang kabupaten dan kota sampai nantinya dialihkan ke kita. Jadi kami tak punya data kebutuhannya," tambah Herman. (Ant)