Video: Detik-detik penyerangan terhadap Kapolsek dan Anggota Polisi di Tangerang

Kamis, 20 Oktober 2016 Add Comment
Kaliandanews.com - Seorang terduga pengikut ISIS, Sultan Aziansyah (22),  Kamis (20/10) pagi melakukan penyerangan mendadak kepada polisi yang sedang mengatur lalu lintas. Akibat penyerangan itu, 2 anggota polisi dan Kapolsek Tangerang Kompol Efendi mengalami luka.
Pelaku penyerangan polisi di Tangerang
Pelaku penyerangan polisi di Tangerang | screenshoot youtube

Sultan diketahui merupakan adik dari anggota polisi. Dua orang kakaknya merupakan anggota polisi yang salah satunya bertugas di Polres Metro Tangerang Kota dan satu lagi di Polresta Tangerang Kabupaten.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menerangkan, pelaku datang ke lokasi dan langsung menyerang dua anggota polisi yang bertugas melakukan pengaturan lalu lintas. Dua petugas, yakni Iptu Bambang Haryadi dan Bripka Sukardi mengalami luka di bagian dada dan punggung.

Kebetulan saat itu Kapolsek Tangerang Kota Kompol Effendi tengah melintas di lokasi melakukan kontrol situasi. Melihat ada anggota yang diserang, Kompol Effendi lalu menembak kaki pelaku. Pelaku bukannya menyerah, namun malah melawan. Kompol Effendi terkena luka bacok di bagian dada dan punggung.

Aksi penyerangan tersebut rupanya ada yang merekam, dalam video, kaki pelaku nampak pincang terkena tembakan polisi. Dia kemudian melangkah menjauh dari pos polisi tersebut. berikut videonya:

Video: Videotron Antasari Tampilkan Video Porno

Jumat, 30 September 2016 Add Comment


Kaliandanews.com – Sebuah Videotron yang berada di pinggir jalan atau di tengah kota besar seharusnya menampilkan sebuah tayangan iklan atau tayangan yang mendidik. Tapi berbeda dengan billboard screen yang di unggah oleh pemilik akun Facebook Eris Riswandi. Dia mengunggah video billboard screen yang sedang menanyangkan adegan dewasa atau video porno

Video yang berdurasi sekitar 17 detik ini diunggah, Jumat (30/09) sekitar pukul 15.00 WIB dan mendapatkan banyak komentar dari pengguna Facebook lainnya. Elok Frida Anggraeni memberikan komentar Bisa kecelakaan beruntun tuh.... begitu juga Cecilia Venny HalimBeuh? Btr lg kabar kecelakaan mas dkt situ kalau begitu mah. Cemana nyetir kalau pake kacamata kuda pak sopirnya. Dah ijo dibilang merah juga keknya.
 
menurut informasi lokasi Videotron tersebut ada di Jakarta Selatan. Si pemilik akun memberi judul unggahan video tersebut Billboard / videotron di antasari muter video bokep. (yb)

Truk Terguling, Lalin di Lubuk Macet

Selasa, 27 September 2016 Add Comment

KaliandaNews.com Sebuah truk bernomor polisi BE 9943 BR terguling akibat pecah ban di jalan Lintas Sumatera Desa Lubuk Kecamatan Kalianda, Minggu (25/9) Sore. Truk yang dikemudikan Salim (65) warga Natar, Lampung Selatan tersebut memuat pakan ternak dari Cikampek menuju Tanjung Bintang. Naas truk tersebut mengalami pecah ban dan terguling. beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Saat truk tersebut di evakuasi pada selasa (27/9) petang, kemacetan tidak bisa di hindari, akibatnya kendaraan mengular kurang lebih 1 km. Saat berita ini diturunkan tidak terlihat petugas kepolisian yang mengatur lalu lintas. (Yb)

Video: Netizen kecam seorang perempuan injak wajah seorang balita yang diduga anaknya

Add Comment
video balita di injak oleh seorang perempuan
Screenshoot video balita di injak oleh seorang perempuan

KaliandaNews.com – Netizen dibuat heboh manakala salah  satu kun media sosial facebook bernama Erlangga, mengunggah video yang memperlihatkan seorang perempuan sedang menginjak seorang balita.

Dalam Video berdurasi 18 detik tersebut tampak jelas, bocah malang tersebut  dibekap wajahnya dengan menggunakan bantal, lalu perempuan itu berdiri diatasnya lalu menginjak balita malang tersebut tepat dibagian wajahnya.

“Tlong laporkan sektor kepolisian Jogyakarta seorang ibu psikopat ni ingin bunuh anak nya atau KPAI...akun Facebook nya claura chute dm.allah video ni td dia buat jam.04.13.” Tulis Erlangga dalam laman facebooknya.

“Maaf ibu kejam ni posisi nya d'bekasi bkn Jogyakarta tlong bantuan nya tuk melaporkan yg brwjib” Tulis Erlangga lagi beberapa saat kemudian yang meralat lokasi kejadian video tersebut dibuat.

Tidak jelas apakah perempuan yang menginjak sang balita malang itu ibu kandungnya atau siapa begitupun lokasinya.

Setelah video tersebut beredar luas. Akun yang dimaksud langsung memberikan klarifikasi.

Clara mengaku merasa difitnah Erlangga. Dia mengaku saat itu tengah bercanda dengan putranya sambil bermain 'setan-setanan'.

"Sejujurnya demi Allah dan Rasulullah, saya dan anak kedua saya bercanda main setan-setanan gitu dan saya nutup dia pakai bantal. Itupun saya taruh kaki saya, bukan berarti diinjak beneran, melainkan saya memegang bangku di samping saya," tulis Clara.

Hingga berita ini diturunkan video tersebut sudah  dibagikan 221.604 dan diputar sebanyak 5 juta tayangan. (kld)

Keren!! Siswa SMKN 2 Kalianda Menciptakan Mobil Tenaga Surya

Senin, 26 September 2016 Add Comment

Gokar Bertenaga Surya Karya SMKN 2 Kalianda
Gokar Bertenaga Surya Karya SMKN 2 Kalianda | Foto: YB/KN
Kaliandnews.com, Kalianda - Sejumlah siswa beserta guru pembimbing di SMKN 2 Kalianda, menemukan sebuah inovasi yang membanggakan. Mereka menciptakan kendaraan Gokar bertenaga surya dengan menggunakan solarcell dan aki kering sebagai tenaganya.

Menurut kepala sekolah SMKN 2 Kalianda Elita Sari, inovasi ini dalam upaya mengembangkan kendaraan ramah lingkungan tanpa bahan bakar (BBM).

"Ini merupakan suatu kebanggaan untuk kami, karena siswa-siswa telah berhasil menciptakan sesuatu yang luar biasa. Dan kami akan terus mengembangkannya karena ini merupakan kendaraan ramah lingkungan," ucapnya.

Rencana juga pada hari ini menurut Elita, siswa akan melakukan uji coba gokar tersebut di Tugu Adipura komplek Kantor Bupati Lampung Selatan.

Ditempat yang sama, menurut guru pembimbing Rudi Gunawan. SE kendaraan ini merupakan kendaraan multifungsi yang bisa digunakan menjadi emergency light untuk penerangan. Bahan baku yang digunakan juga memakai bahan baku bekas yang menurut sebagian orang tidak berguna lagi.

"Untuk saat ini masih menggunakan bahan baku bekas. Dan selanjutnya akan kami kembangkan lagi kapasitasnya untuk hasil yang lebih maksimal," terang Rudi. (yb)

Berikut videonya: