Mahasiswa KKN Unila Adakan Sosialisasi Kewirausahaan di Desa Sidomulyo Lamsel

Senin, 22 Agustus 2016 Add Comment

Kaliandanews.com, Sidomulyo - Melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Selatan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung adakan kegiatan Sosialisai Kewirausahaan dalam Rangka Meningkatkan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Desa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo, Senin (22/8) Siang.

Menurut Indriani, S.Sos Selaku Kepala Bidang UKM Perindustrian Lamsel, Seorang Wirausaha harus memiliki jiwa Entrepreneur, Kreatifitas dan Inovatif. Hal Ini sangat diperlukan untuk meningkatkan perkembangan usaha yang telah kita ciptakan. " Seorang wirausaha itu harus punya jiwa Kreatifitas tinggi, karna dari situlah usaha kita akan berinovasi dan bisa meningkatkan nilai jual usaha kita" Ungkapnya.

Indriani juga menambahkan, Masyarakat yang sudah berwirausaha harus memanfaatkan teknologi yang ada pada saat ini. Hal ini merupakan salah satu strategi untuk memasarkan produk ke ranah yang lebih luas lagi. "para wirausaha juga harus memanfaatkan teknologi saat ini, dengan cara itu pemasaran kita bisa lebih luas lagi dan lebih cepat dikenal konsumen, misalnya dengan memanfaatkan media sosial yang sedang populer saat ini" tambahnya.

Lebih lanjut Kepala Bidang UKM Perindustrian Lamsel ini, menghimbau kepada masyarakat yang sudah mempunyai izin usaha, diharapkan untuk melaporkannya ke sekretaris Desa atau ke Kepala Desa, agar memudahkan Pemerintah memberikan bantuan modal usaha kepada masyarakat yang mempunyai Usaha Kecil Menengah (UKM). "Nanti buat yang udah ada izin usaha serta permodalannya yang jelas, silahkan di laporkan ke kepala desa setempat biar di data, supaya nanti kalo ada bantuan dan sosialisasi dari pemerintah bisa direalisasikan secara merata, demi meningkatkan modal usaha masyarakat" lanjutnya.

Sementara Heri (20) menyampaikan, Selain merupakan Program Kerja Mahasiswa KKN, Kegiatan sosialisasi di adakan memang untuk meningkatkan pemasaran Wirausaha didesa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan. Karena sebagian nilai jual produk Wirausaha didesa Sidomulyo masih kurang maksimal dan kerap kali terjadi penurunan. "Kami Mahasiswa KKN sengaja bikin kegiatan sosialisasi ini, karna berdasarkan pantauan kami, masyarakat disini masih kurang maksimal dalam pemasarannya, oleh karena itu kami mengundang Bidang UKM Perindustrian Lamsel, supaya para wirausaha lebih berkembang lagi setelah mengikuti sosialisasi ini" Pungkas ketua Pogja KKN Unila ini. (aY)

Menteri Pendidikan Wacanakan Sekolah dari Pagi Hingga Jam 5, Sabtu dan Minggu Libur

Senin, 08 Agustus 2016 Add Comment
Image: Antara
KaliandaNews.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru saja di lantik Muhadjir Effendy mewacanakan untuk memperpanjang jam sekolah bagi para siswa hingga sepanjang hari.

Usulan itu kemudian disampaikan Muhadjir kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Bapak Wakil Presiden setuju. Namun beliau ada saran proyek percontohan dulu untuk menjajaki," kata Muhadjir Effendi, di Jakarta, Senin (8/8/2016).

Dilansir dari Kompas, Muhadjir menjelaskan, bersekolah sepanjang hari alias full day school sebenarnya sudah dijalankan banyak sekolah, terutama sekolah swasta.

"Justru saya diilhami sekolah-sekolah swasta soal ini," kata dia.

Menurut dia, sistem bersekolah sepanjang hari banyak memberikan kesempatan kepada sekolah untuk menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik.

"Bahkan nanti kami ciptakan lingkungan sekolah yang lebih menggembirakan. Kalau perlu ngaji, nanti kami undang ustaz ke sekolah," kata dia.

Selain itu, program itu juga menghindari penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di luar jam sekolah.
Muhadjir menyebutkan jam pulang sekolah akan disamakan dengan jam pulang kerja sehingga anak didik tidak dilepas begitu saja setelah jam sekolah.

"Jadi, anak pulang pukul lima sore, orangtuanya bisa jemput. Sehingga anak kita tetap ada yang bertanggung jawab setelah dilepas pihak sekolah," kata dia.

Kalau program itu diterapkan, dalam sepekan sekolah akan libur dua hari, yakni Sabtu dan Minggu. Sehingga, ini akan memberikan kesempatan bagi peserta didik bisa berkumpul lebih lama dengan keluarga. (kld)

Mulai tahun ini siswa senior dilarang adakan MOS terhadap siswa baru

Senin, 11 Juli 2016 Add Comment
Ilustrasi masa orientasi siswa | net
Kaliandanews.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai tahun ini secara resmi melarang pelaksanaan Masa Orientasi Sekolah (MOS) yang dilakukan oleh kalangan siswa atau pelajar senior terhadap siswa baru.

"Meski pelaksananya anggota OSIS akan tetap kita larang. Mulai tahun ini harus dilakukan oleh guru atau pengajar," tutur Mendikbud Anies Baswedan dalam sebuah konferensi pers di kantor Kemdikbud di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, hal tersebut dilakukan mengingat rawannya terjadi aksi perploncoan atau "bullying" dan bahkan kekerasan yang dilakukan senior terhadap adik kelasnya yang baru masuk sekolah.

Menurut dia, konsep kegiatan pengenalan lingkungan sekolah sudah saatnya harus diubah dengan memutus salah satu masalah utama dalam lingkungan sekolah, yaitu kekerasan.

Dia menceritakan, keputusan tersebut diambil mengingat banyaknya laporan kekerasan baik psikis maupun fisik yang dialami murid baru saat pertama masuk sekolah.

Bahkan telah terjadi sejumlah kasus kekerasan di lingkungan sekolah di beberapa daerah yang berakibat pada kematian, tuturnya.

"Ini tidak bisa lagi dibiarkan, karena tidak ada orang tua yang ingin mengantar anaknya ke sekolah dalam kondisi bahagia tetapi menjemputnya dengan kondisi yang menyedihkan," pungkasnya.

Menteri Anies memaparkan, pada konsep baru ini yang akan menjadi pelaksana pengenalan lingkungan sekolah ialah guru di sekolah yang bersangkutan.

"Kegiatan tidak ada lagi dilakukan oleh senior, dan MOS hanya dilakukan oleh guru pada jam-jam belajar, serta di dalam lingkungan sekolah," ujarnya.

Walaupun dilakukan oleh guru, Menteri Anies menekankan bahwa kegiatan pengenalan harus bersifat edukatif dan menyenangkan.

"Siswa pun harus pakai seragam seperti belajar sehari-hari. Tidak perlu pakai aksesoris yang aneh-aneh, harus pakai atribut sekolah," tuturnya. (Antara)

Perpuseru Krakatau di Masjid Agung Kalianda diresmikan oleh Ketua MPR RI

Rabu, 22 Juni 2016 Add Comment
KaliandaNews.com - Perpuseru Krakatau persembahan dari Perpuseru CCFI yang berlokasi di lantai dasar Masjid Agung Kubah Intan Kalianda diresmikan oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional, Dedi Junaedi, Rabu (22/6) siang.

Menurut keterangan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan Bahwa Perpuseru yang dibangun di Lampung Selatan sama sekali tidak menggunakan APBD tapi dari partisipasi masyarakat, partisipasi dari pejabat pemda dan dari beberapa perusahaan.

"Perpuseru ini yang kita bangun tidak menggunakan dana APBD, tapi dari partisipasi masyarakat, partisipasi para pejabat pemda termasuk beberapa perusahaan, yang baru sebagian kecil dan Insya Allah sampai akhir tahun target kita sudah ada di 17 kecamatan, perpuseru sudah ada di sana" Terang Zainudin Hasan dalam sambutannya.

Selain itu, Zainudin Hasan juga mengatakan untuk tahun 2017, seluruh desa sudah memiliki perpustakaan.

Sementara itu, Zulkifli Hasan yang tak lain kakak kandung Bupati Lampung Selatan, dalam sambutannya menghimbau kepada para hadirin untuk mengajari anaknya membaca karena membaca penting sekali " Biasakan putra-putri kita untuk membaca, paling tidak sejak dini sudah membaca Alqur'an, lanjut baca latin lanjut baca buku-buku, untuk bapak-bapak kalahkan rokoknya, kalo bila perlu bapaknya tidak usah merokok, uang rokoknya belikan buku untuk anaknya" Himbau Zulkifli Hasan.

Dalam acara yang di hadiri ribuan undangan ini, Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional, Dedi Junaedi diberi mandat oleh Ketua MPR untuk melakukan pengguntingan pita di pintu masuk Perpuseru Krakatau yang berada di lantai dasar Masjid Agung Kalianda, prosesi pengguntingan pita ini didampingi Sekretaris Provinsi Lampung, Arinal Junaedi dan Zainudin Hasan.

Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional, Dedi Junaedi yang mewakili perpustakaan nasional, pada kesempatan ini juga menyerahkan secara simbolis satu unit mobil perpustakaan keliling dan buku-buku bacaan untuk koleksi Perpuseru Krakatau dan perpustakaan keliling.

Untuk diketahui bersama, PerpuSeru merupakan Salah Satu Program Kerjasama antara Coco-Cola Foundation Indonesia (CCFI) ) & Bill and Melinda Gates Foundation diselenggarakan dalam rangka membantu mengembangkan perpustakaan umum menjadi pusat belajar masyarakat, termasuk diantaranya memiliki kemampuan untuk memberdayakan perempuan, remaja, dan wirausaha. (kld)

Perpustakaan Daerah Lamsel di Masjid Agung Siap Launching

Minggu, 12 Juni 2016 Add Comment
Perpustakaan Daerah Lamsel di Masjid Agung Siap Launching
Ruangan Perpustakaan Lantai Dasar Masjid Agung Kalianda |Foto: KaliandaNews
KaliandaNews.Com, Kalianda - Perpustakaan Daerah Lampung Selatan yang berlokasi di Masjid Agung Kalianda akan segera diresmikan. Rencananya perpus ini akan diresmikan oleh Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo pada tanggal 17 Juni 2016.

Perpustakaan Daerah Lamsel di Masjid Agung Siap Launching
Ruangan Perpustakaan Lantai Dasar Masjid Agung Kalianda |Foto: KaliandaNews
Berdasarkan pantauan kaliandanews, perpus ini memiliki fasilitas yang sangat nyaman dan canggih untuk menunjang minat baca masyarakat Lampung Selatan. Perpus ini juga dilengkapi dengan fasilitas komputer yang berjumlah sekitar 40, dengan OS Original dari Microsoft. Dimana Microsoft sendiri merupakan mitra dari PERPUSERU Coca Cola Foundation. Untuk menambah minat pengunjung, pihak perpustakaan juga menambahkan fasilitas Free Wifi Internet dengan kecepatan 150 Mbps, yang cukup cepat untuk mencari informasi di Internet.
Perpustakaan Daerah Lamsel di Masjid Agung Siap Launching
Fasilitas Komputer yang Berada di Perpus | Foto: KaliandaNews
 Menurut  Sugeng Hariyono, yang merupakan fasilitator Perpuseru untuk wilayah Lamsel dan Lamtim, pemindahan Perpus ke Lantai Dasar Masjid Agung murni dari inisiatif  Bupati Lampung Selatan, dimana selain untuk tempat pembaca, perpus ini akan dijadikan tempat seperti kursus komputer gratis bagi pemuda-pemudi, bagi kaum perempuan akan diadakan kursus keterampilan menyulam dan kursus-kursus lainnya. Tidak hanya itu bagi Usaha Kecil Menengah di dalam perpustakaan nanti akan di ajarkan cara packing (kemasan) dan pemasaran produk-produk UKM, sehingga produk-produk dari UKM tersebut akan mempunyai kemasan yang menarik dan pemasaran yang lebih luas.

Wawancara dengan Sugeng Haryono |Foto: KaliandaNews
 "selain tempat baca, rencananya perpus ini akan dijadikan tempat komunitas digital, kemudian akan diadakannya pelatihan untuk para bloger yang akan dimitrain oleh beberapa CSR mas. Nanti akan di ajarkan cara packing (kemasan) dan pemasaran produk-produk UKM" tutur Sugeng Hariyono, Minggu (12/6). (nz)

Perpustakaan Daerah Lamsel di Masjid Agung Siap Launching
Ruangan Perpustakaan Lantai Dasar Masjid Agung Kalianda |Foto: KaliandaNews